Tumbasna
Panduan & Metodologi Pemeriksaan

Bagaimana AntiScam Bekerja?

AntiScam mengombinasikan analisis pesan tunggal dan evaluasi percakapan WhatsApp untuk mengurai modus penipuan digital secara transparan.

2 Pilihan Mode Pemeriksaan

Pilih metode analisis yang paling sesuai dengan jenis pesan yang Anda terima.

1. Pemeriksaan Pesan Tunggal (Single Text)

Cocok untuk SMS hadiah, pesan promo, DM media sosial, atau pesan singkat WhatsApp.

Deteksi Link Phishing: Memeriksa tautan palsu perbankan, e-commerce, atau domain tiruan.
Deteksi Minta OTP / PIN: Mengenali bujuk rayu penyerahan kata sandi & kode SMS rahasia.
Deteksi Ancaman Waktu: Mengendus klausul batas waktu mendesak (urgensi palsu).

2. Ekspor Chat WhatsApp (Multi-Bubble)

Cocok untuk percakapan panjang dengan kurir paket palsu, penawar pinjol, atau rekanan bisnis.

Sensor Privasi (PII): Nomor HP dan identitas pribadi otomatis disensor langsung di browser.
Deteksi File .APK: Menandai berkas malware berbahaya yang dikirim dalam obrolan.
Garis Waktu Eskalasi: Mengurai tahapan manipulasi psikologis dari sapaan hingga penjeratan.

Tahapan Analisis Sistem AntiScam

Bagaimana data diproses secara terstruktur mulai dari input hingga laporan rekomendasi.

01

Pilih Metode Input: Pesan Tunggal atau Chat WA

AntiScam mendukung dua opsi input sesuai format pesan yang Anda terima:

Pesan TunggalSalin (copy-paste) teks SMS, DM media sosial, atau sebaris pesan WhatsApp yang mencurigakan.
Ekspor Chat WhatsAppUnggah file .txt riwayat percakapan untuk menganalisis alur interaksi multi-pesan secara utuh.
Seluruh data diproses secara lokal di memori browser Anda dengan sensor nomor telepon & data pribadi otomatis (Privacy by Design).
02

Pemindaian Pola Rekayasa Sosial (Pattern Matching)

Mesin deteksi membedah konten teks terhadap 8 kategori indikator ancaman kejahatan digital:

Domain PhishingMemeriksa URL mencurigakan, domain palsu (.xyz, .biz.id), dan tautan peniru portal bank.
Malware Android (.APK)Mendeteksi berkas instalasi berbahaya berkedok foto paket kurir, surat tilang, atau undangan.
Pencurian OTP & KredensialMengenali upaya penipuan yang meminta kode OTP, PIN m-Banking, atau nomor CVV kartu.
Tekanan Waktu PsikologisMengidentifikasi desakan waktu artifisial ("sebelum hangus", "dalam 30 menit") agar korban panik.
Permintaan Transfer DanaMengendus instruksi biaya administrasi di muka, uang jaminan pinjol, atau tebusan hadiah.
Impersonasi InstitusiMendeteksi penyamaran sebagai kurir ekspedisi, customer service resmi, atau kerabat dekat.
03

Kalkulasi Skor Risiko Terukur (0 - 100)

Setiap indikator ancaman yang terdeteksi memiliki bobot risiko tersendiri. Sistem menghitung skor komposit dan mengklasifikasikannya ke dalam 4 standar tingkat keparahan (Low, Medium, High, Critical).

04

Panduan Mitigasi & Langkah Tindakan Aman

Pengguna tidak hanya diberitahu tingkat bahaya, tetapi langsung mendapatkan panduan langkah konkret: blokir kontak, amankan akun m-banking, abaikan pesan, atau lakukan verifikasi langsung ke kontak resmi instansi.

Standar Tingkat Risiko AntiScam

LOW (0 - 30)

Tidak ditemukan pola penipuan signifikan. Pesan menyerupai komunikasi atau notifikasi resmi standar.

MEDIUM (31 - 60)

Terdapat pola yang perlu diwaspadai, seperti domain baru asing atau promosi agresif tanpa izin.

HIGH (61 - 85)

Terdapat indikator kuat penipuan digital (klaim hadiah fiktif, biaya pinjol di awal, atau ancaman denda palsu).

CRITICAL (86 - 100)

Ancaman berbahaya langsung: pengiriman file APK malware, permintaan OTP/PIN bank, atau pembobolan akun.

Siap Menguji Pesan Anda?

Gunakan mesin pemeriksa AntiScam untuk memeriksa pesan teks mencurigakan atau riwayat chat WhatsApp secara instan.